Looking for Something?

8 metode memulai presentasi yang menarik & berbeda

Author:

Presentasi adalah keseharian, aktivitas untuk bisa meyakinkan orang akan sebuah ide, cara, usulan atau tujuan apapun.

Kita pasti selalu ingin presentasi kita menawan, sukses, bisa diterima dan simpel-nya lancar lah, ya gak? 🙂

Bayangin, orang yang hadir di presentasi kita pasti sudah sering lihat puluhan presentasi, pasti punya level bosan yang tinggi. Orang yang bosen pasti punya ekspektasi yang tinggi saat melihat sebuah presentasi, di luar konten, mereka siap untuk diajak pengalaman yang beda.

Kita punya tanggung jawab membuat orang memahami apa yang mau kita sampaikan, we can’t bore people, they demand something more. Lebih menarik sebuah presentasi, lebih tertarik orang untuk menyimak. Apalagi presentasi yang bisa membangun engagement dengan audience, itu disuka. Tidak ada salahnya kita buat variasi dalam presentasi, fokus disini pada delivery, bukan menyusun slide/deck-nya.

Yuk kita buat sebuah “Introduction” yang berbeda buat presentasi kita, supaya ada kesan tersendiri saat orang menyaksikan. Introduction adalah bagian yang penting, “The first 5 mins” akan menentukan proses perjalanan & impresi dari presentasi di akhir.

Inilah 8 metode melakukan “Introduction” pada awal presentasi

1. Quote.

Bahas kutipan yang relevan dengan topik kita. Ambil power quote, cantumkan pemilik-nya. Hubungkan dengan pesan-nya & topik.

2. Tell a joke.

Humor adalah cara yang paling universal agar dekat dengan audience. Tapi ingat, Be comfortable & harus relevan dengan pesan inti.

3. Song.

Siapa yang tidak suka musik. Cari 1 lagu yang relevan dengan pesan inti, ambil bagian yang penting dan ikat dengan pesan moral-nya.

4. Get audience to Participate.

Di awal beri pertanyaan-pertanyaan pemanasan ke audiens yang mengarah ke pesan inti. Lalu simpulkan jawaban-jawaban mereka.

5. Noteworthy facts.

Berikan fakta-fakta yang mencengangkan yang berhubungan dengan pesan inti & topik. Buat transisi yang mulus dari data-data tersebut.

6. Share a story.

Bangun cerita simpel keseharian yang relevan ke pesan inti & topik. Sampaikan dengan emosi yang tepat & ketulusan

7. Visual aids.

Pake replika/barang 3D atau Ilustrasi gambar di kertas untuk bantu arahkan orang. Ikat visual tersebut dengan pesan inti

8. Statistics.

Pake statistik penunjang untuk menstimulasi pikiran orang akan topik dan arahkan ke pesan inti. Tapi jangan dibuat rumit.

Itulah 8 metode yang bisa dipake untuk buat “Introduction” yang berbeda saat presentasi. Pilih salah satu yang paling nyaman. Bisa pake 2-3 metode, tapi pastikan jangan rumit dan tidak menghabiskan durasi saat presentasi. Terpenting, HARUS RELEVAN ke pesan inti.

Ingat, semua metode tadi tidak akan efektif tanpa persiapan dan latihan yang intensif. Akan percuma kalau tidak pede. Pede didapatkan dari latihan.

Sekian dulu pembahasan kali ini, semoga bermanfaat!

Steny Agustaf

On a daily basis supporting people with professional services of Master of Ceremony, Radio Broadcasting, CEO of Dinergy.co.id & Insidepro.co.id, Public Speaking and MC training facilitator, TV Host, Co-founder of Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia ( ypkai.or.id )


Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

About Me

On a daily basis supporting people with professional services of Master of Ceremony, Radio Broadcasting, CEO of Dinergy.co.id & Insidepro.co.id, Public Speaking and MC training facilitator, TV Host, Co-founder of Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia ( ypkai.or.id )

Video

Twitter

Steny Agustaf is a nice person, very passionate and visionary.

Andhika Zulkarnaen
Jakarta

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to my blog and receive notifications of new posts by email.

My Other Works